SELAMAT DATANG DI PORTAL SEKOLAH ISLAM TERPADU PLUS CORDOVA

VISI - Character and knowledge are ours

MISI - We buildcharacter and knowledge

CHARACTER - Adab Dulu Baru Ilmu

Bersama Cordova Kita Pasti Bisa

KABAR GEMBIRA, TELAH DIBUKA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU JENJANG SD DAN SMP

Kabar Terkini

Sabtu, 04 Agustus 2018

Mengenal Executive Function

Minggu kemarin ketika saya menjemput fay, saya mendapat info dari gurunya kakak fay, "bun hari ini fay shalatnya ga tertib jadi td disuruh lap-lap deh." saya hanya tersenyum mendengarnya karena memang di rumah pun sama seperti itu.  Biasanya saya mendampingi fay shalat dengan membaca bacaan shalat sedangkan ia hanya bergerak saja, terkadang ia mengikuti bacaan yang sudah dihafalnya itupun jika moodnya bagus. Tapi jika moodnya jelek bukan bacaan shalat yang ia baca tapi pertanyaan-pertanyaan yang banyak dari mulutnya.

Sepulang sekolah sambil mengendarai motor saya mulai pembicaraan dengan fairuz,  "kak kenapa shalatnya ga tertib? kan jadinya suruh lap-lap." dengan polosnya ia menjawab, "kakak kan suka lap ga suka shalat." sambil tersenyum saya dengar jawabannya "oooh... Kakak suka lap? Ga suka sholat, trus besok mau lap lagi?" "iya kakak mau" jawabnya. "kalau begitu besok kakak sholatnya yang tertib ya, habis itu minta hadiah lap-lap pintu sekolah sama bu Rumi ya?" fay jawab dengan anggukan kepalanya. "OK besok bunda bilang sama bu Rumi ya..." kamipun pulang dengan janji besok fay akan lap-lap pintu sekolah kalau shalatnya tertib.

Terkadang kita sebagai guru memberikan hukuman yang anak-anak tidak suka melakukannya tanpa kita kroscek apakah anak ini suka atau tidak. Jangan sampai anak membenci apa yang harus ia kerjakan seperti shalat hanya karena takut mendapat hukuman jika tidak tertib atau bahkan tidak melakukannya.

Anak-anak memang belum bisa fokus ketika mengerjakan shalat, karena executive function Belum sempurna, tapi bukan berarti anak tdk bisa diarahkan. Anak bisa diarahkan dengan bahasa pijakan yang benar.

Apa itu executive function? Menurut Prof. Adele Diamond, Ph.D ahli neurosains dari University of British Columbia Executive function adalah kemampuan melakukan sesuatu dengan inisiatif tinggi. Kemampuan ini muncul mulai dari pra sekolah sampai dengan usia jelang dewasa. Denan tahapan usia :
1. Tahap I (18-25 tahun)
2. Tahap II ( 25-40 tahun)
3. Tahap III ( > 40 tahun)
Pada usia 4-6 tahun EF berkembang cepat. EF akan terus berkembang hingga usia 30 tahun namun setelah itu perkembangannya landai. Mengetahui hal ini maka sudah sewajarnya bahwa the golden momen yaitu perkembangan anak-anak pada usia 4-6 tahun jangan disia-siakan, beri stimulas untuk membangun EF.
EF melatih anak-anak fokus, mampu mengontrol diri, berpikir logis, dan tahan uji. Kunci EF adalah selalu di drive oleh tujuan, Niat / hati yang kemudian muncullah inisiatif. EF bekerjasama dengan perasaan dan pemahaman sehingga kita bisa melakukan, menganalisa, membuat rencana, merfleksikan dan mengevaluasi.

Terdapat 4 komponen pada EF,  yaitu:
1. Fokus
Kemampuan untuk tidak melakukan perhatian pada hal lain sebelum menyelesaikan satu pekerjaan secara tuntas.  Fokus dilatih pada usia TK, jadi wajar ketika anak-anak belum bisa fokus ketika shalat atau melakukan aktivitas lainnya. Fokus itu penuh perhatian,  Rasulullah SAW mencontohkan sikap fokus ketika  cucunya Hasan dan Husen naik ke atas punggungnya pada saat beliau shalat.
Kita dapat melatih sikap fokus pada anak dengan cara memberi informasi tentang kegiatan dan tujuan yang akan mereka lakukan. Dan pastikan mereka benar-benar memahami tujuan tersebut.
Ada pula cara untuk meningkatkan sikap fokus dengan mendengarkan murotal atau musik, kerjakan satu pekerjaan dalam satu waktu hingga selesai, dan membagi bagian-bagian kecil ketika mengerjakan proyek yang besar.
Pada komponen EF, fokus sangatlah penting. Karena ketika sikap fokus belum terbangun maka tidak akan bisa melanjutkan ke komponen berikutnya.

2. Cognitive Flexibility
Kemampuan untuk mengalihkan fokus dengan segera dari satu kondisi ke kondisi yang lainnya. Dengan kata lain kita harus bisa move on, dalam pekerjaan kita sehari-hari kemampuan ini sangatlah dibutuhkan misalnya seorang ibu rumah tangga ketika sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya mengepel, memasak atau pekerjaan lainnya pada saat bersamaan bayinya terbangun dari tidur. Contoh lain seorang guru yang memiliki kemampuan ini ia akan cepat menyelesaikan masalah ketika sedang menjelaskan materi pelajaran tiba-tiba salah satu siswanya menangis karena tidak nyaman dengan temannya.
Dalam pekerjaan apapun kemampuan ini sangatlah dibutuhkan. Oleh karena itu, untuk melatih kemampuan ini sebaiknya buatlah daftar list pekerjaan-pekerjaan kita dalam satu hari.

3. Working Memory
Kemampuan untuk menyimpan informasi dalam pikiran untuk sementara waktu, yang kemudian siap dikorelasikan atau di update dengan informasi baru.
Kemampuan ini dapat kita gunakan misalnya ketika menghubungkan antara satu ide dengan ide yang lain, buku yang dibaca dengan buku lain yang dibaca sebelumnya, dan mengaitkan hal yang dipelajari dengan pengetahuan yang telah didapat sebelumnya.

4. Inhibitory control
Kemampuan pengendalian diri atau kemampuan untuk melawan keinginan diri sendiri untuk melakukan tindakan yang tidak tepat. Pada kemampuan ini kita dilatih untuk strong mampu menghadapi hambatan, Kalau pun ada masalah menghadang sebisanya mungkin akan mencari cara menghadapinya agar tujuan dapat tercapai. Yang sering muncul ketika kita beraktivitas adalah hambatan dari diri sendiri seperti rasa bosan,  jenuh atau down ketika gagal. Cara mengatasinya adalah selalu bisa memotivasi diri sendiri dengan cepat agar tidak berlarut-larut dengan hambatan tersebut atau bahkan berteman dekat hingga kita tidak bisa lepas dari hambatan yang muncul.

Dari pemaparan tentang Executive function, orang yang memiliki EF yang baik, ia bisa mengkorelasikan masa lalu, sekarang dan yang akan datang sedangkan melakukan drilling bukanlah solusi. Kesuksesan seorang anak bukan dilihat dari nilai akademis tapi bagaimana ia memiliki daya juang, semangat daya juang dalam menghadapi masalah.

May sarah
04/08/18
Catatanbundamay.blogspot.com